Sunday, 27 February 2011

Kacang Hijau, Si kecil yang kaya gizi




Bagi masyarakat Indonesia, kacang hijau bukan bahan pangan asing. Selain kandungan gizinya tinggi, kacang hijau juga lezat dan mudah diolah menjadi bubur, minuman, sup, dan lain-lain.

Kacang Hijau bernama latin Phaseolus Aureus berasal dari famili Leguminoseae (kacang-kacangan). Tanaman semusim ini diperkirakan berasal dari India, lalu ke China dan menyebar ke mancanegara, termasuk Indonesia. Kita kenal nama tauge ( kecambah ) yang berasal dari bahasa China.

Kacang hijau termasuk salah satu bahan pangan yang sering diolah menjadi berbagai penganan. Selain nikmat, kacang hijau bergizi menyehatkan, karena mengandung karbohidrat, lemak, protein nabati, vitamin B1, vitamin B2, niasin, mineral, kalsium, fosfor , dan asam amino esensial. Kandungan protein nabati pada kacang hijau sangat tinggi dan baik untuk ibu hamil, karena mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh dan menebalkan rambut bayi. Kandungan kalsium dan fosfornya menguatkan kerangka tulang sedangkan vitamin B1 dan B2 sangat dibutuhkan tubuh.

Hasil Olahan Kacang Hijau

Tauge atau kecambah merupakan salah satu bentuk olahan kacang hijau. Proses pembuatannya sangat mudah. Pertama, rendam kacang hijau dalam air semalam penuh, lalu tebar ke wadah yang lembap. Diamkan selama sehari hingga menghasilkan tunas (kecambah/tauge). Meski berasal dari kacang hijau, serat tauge jauh lebih besar. Proses perendaman itu membuat kandungan gizi lainnya, seperti protein, menurun. Tapi zat antioksidan yang dikandungnya tetap membantu memperlambat proses penuaan dan menghalangi penyebaran sel kanker. Vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.

Kacang Hijau dapat diolah menjadi tepung, yaitu tepung hunkwe. Caranya, kacang hijau harus dibersihkan dulu sebelum direndam kurang lebih 7 jam. Setelah direndam, kacang hijau yang “membengkak” 2 kali lipat itu ditiriskan, lalu dibiarkan mengering selama sehari dan digiling jadi bubuk atau tepung halus. Tepung hunkwe ini mengandung karbohidrat, protein, amilosa dan amilopektin yang tinggi sehingga baik untuk membuat kue.

Selain dijadikan tepung, kacang hijau bisa diolah menjadi minuman, yaitu sari kacang hijau. Cara pembuatannya cukup mudah. Pertama, cuci kacang hijau sampai bersih, lalu rendam selama 3 jam. Rebus kacang hijau bersama air perendam dan daun pandan hingga masak dan kacang empuk, angkat diinginkan. Haluskan kacang dalam blender, saring, peras dengan kain kasa hingga ampasnya benar-benar kering. Terakhir, didihkan sari kacang hijau dengan gula di atas api sedang. Sari kacang hijau siap dinikmati.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment